Olahraga Yang cocok untuk Penderita Diabetes -->

ads

Olahraga Yang cocok untuk Penderita Diabetes

Saturday, 8 August 2020

Dunia Sehat -  Mengalami diabetes bukan berarti Anda boleh melewatkan manfaat dari berolahraga. Olahraga bagi penderita diabetes bisa membantu mengendalikan kadar glukosa dan tekanan darah, meningkatkan energi, membantu insulin bekerja lebih baik, serta membantu tidur lebih nyenyak.


Lama waktu olahraga untuk diabetes tidak jauh berbeda dengan orang yang tidak menderita diabetes, yakni 30 menit per hari dengan total 150 menit per minggu. Hal yang perlu diingat adalah, lakukan olahraga yang disukai. Jangan memaksakan diri untuk melakukannya dalam waktu lama.Mulai secara perlahan, terutama jika Anda tidak terbiasa berolahraga, kemudian tambah durasi jika tubuh mulai terbiasa.


Jenis olahraga bagi penderita diabetes

Sebenarnya penderita diabetes bisa melakukan olahraga apapun yang disukai, tetapi perlu berhati-hati agar tidak timbul luka atau cedera. Berikut ini jenis olahraga bagi penderita diabetes:


1. Jalan kaki

Olahraga paling sederhana yang bisa dilakukan. Cukup lakukan 30 menit per hari, atau total 150 menit per minggu, untuk mendapatkan manfaatnya. Jika dilakukan secara rutin, jalan kaki bisa menurunkan stres fisik hingga psikis.


2. Menari

Menari bukan hanya kegiatan entertainment, tetapi juga jenis olahraga karena melibatkan aktivitas fisik. Gerakan tubuh Anda saat mendengarkan lagu favorit, setidaknya 25 menit selama 3 hari seminggu, untuk mendapatkan manfaat:


Menjaga kesehatan jantung

Menurunkan kadar gula darah

Menurunkan kadar stres tubuh

Membakar kalori

3. Berenang

Berenang melatih otot tubuh bagian atas maupun bawah secara bersamaan. Maka itu, olahraga ini cocok bagi penderita diabetes yang telah mengalami mati rasa akibat neuropati diabetik.


4. Bersepeda

Cukup lakukan 30 menit sehari selama 3-5 kali seminggu. Selain menyenangkan, bersepeda bisa membantu menjaga kesehatan jantung, membakar kadar gula darah, serta menurunkan berat badan tanpa menyakiti lutut dan persendian.


5. Naik turun tangga

Anda bisa melakukannya di tangga rumah atau kantor. Meski sederhana, naik turun tangga ternyata bisa membantu membakar kalori, menjaga kesehatan jantung ataupun paru-paru, serta menurunkan kadar gula darah. Naik turun tangga cukup dilakukan selama 3 menit, tepatnya 1-2 jam setelah makan.


6. Latihan beban

Meliputi: push-up, sit-up, squats, atau sekadar mengangkat botol minum serta kaleng. Aktivitas fisik ini bisa membantu menurunkan kadar gula darah sekaligus memperkuat sendi dan otot tubuh. Lakukan latihan beban setidaknya dua kali seminggu.


7. Yoga

Yoga bukan hanya menenangkan pikiran, melainkan juga membuat Anda lebih kuat maupun fleksibel. Setiap gerakan atau pose yang dilakukan saat yoga fokus pada latihan pernapasan sehingga bermanfaat untuk mengendalikan stres dan membentuk otot. Bagi penderita diabetes, yoga bisa menjaga kadar gula darah tetap stabil.


8. Tai Chi

Tai chi melibatkan gerakan lambat yang terkendali, dikombinasikan dengan latihan pernapasan dalam. Olahraga ini bisa melatih mobilitas, keseimbangan, hingga fleksibilitas tubuh. Selain itu, tai chi bisa membantu mencegah kerusakan saraf di kaki yang rentan dialami penderita diabetes.