Anak Anda suka membantah??jangan buru-buru terpancing emosi -->

ads

Anak Anda suka membantah??jangan buru-buru terpancing emosi

Wednesday, 1 July 2020

www.duniasehat.club Apakah anak Anda tiba-tiba menjadi suka membantah? Jangan buru-buru terpancing amarah. Lebih baik lakukan ini untuk mengatasi anak yang suka membantah.
Usia anak yang terus bertambah membuatnya semakin tahu tentang apa yang diinginkan. Hal ini terkadang membuatnya sulit diatur. Bahkan pada beberapa kasus, anak melawan orang tua bisa saja terjadi.

Anak yang tidak bisa diatur dan terus membantah perkataan orang tua tentu bisa bikin Anda naik pitam, bukan? Tenang, jangan buru-buru terpancing emosi. Lebih baik ketahui dulu alasan di balik perilaku membangkang pada anak.
" Jangan salah, anak yang membangkang bisa juga pertanda bahwa ia butuh perhatian. Mungkin karena orang tua terlalu sibuk atau terlalu pilih kasih dalam mengasuh anak. Akhirnya anak membangkang, baik dengan membantah perkataan orang tua atau mencari gara-gara dengan orang lainnya," kata Ikhsan.

" Orang tua perlu sadar bahwa anak tersebut tidaklah berbuat kenakalan. Mereka sebenarnya cuma cari perhatian saja, tapi caranya yang salah. Akhirnya, orang tua menyalahkan anak. Padahal, orang tua juga perlu introspeksi," sambungnya.

Ikhsan juga berkata bahwa perilaku anak melawan orang tua mungkin dilakukan sebagai bentuk protes. Hal tersebut dilakukan karena anak merasa tidak nyaman, tertekan, atau tidak diberikan pilihan.

Ada kalanya, tindak pemberontakan yang dilakukan anak membawa manfaat. Ikhsan menjelaskan bahwa perilaku tersebut mungkin saja dilakukan anak sebagai perwujudan bahwa dirinya sedang mengeksplor sesuatu.

" Membangkang tak selamanya buruk. Bisa jadi ini cuma masalah pandangan saja. Misalnya anak hendak mengeksplor sesuatu, tapi orang tua malah menganggap mereka membangkang," ungkap Ikhsan.

" Dalam konteks eksplor, dibilangin seperti apa word play here, anak akan tetap melakukannya. Makin dilarang, makin dilakukan. Anak ingin tahu dengan cara mereka sendiri. Jadinya, salah kaprah, dibilang membangkang, padahal tidak," sambungnya.

Terkait hal tersebut, Ikhsan juga menyatakan bahwa orang tua perlu introspeksi diri jika anak sampai melakukannya.

Berikut ini beberapa cara yang bisa orang tua lakukan untuk mengatasi anak yang suka membantah:


  • Jangan Beri Label Pembangkang

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah menghindari memberi tag pembangkang pada anak. Jangan hanya karena anak melawan orang tua sesekali lalu dicap sebagai pembangkang.

" Anggapan yang salah bisa melukai perasaan si anak. Sebab, kita tidak tahu apa alasan anak melakukan hal tersebut. Jadi, sebelum judging, tanya anak kenapa mereka melakukannya," kata Ikhsan.


  • Ajak Anak Bicara

Coba ajak anak bicara empat mata. Ingat, perilaku membangkang pada anak bisa saja terjadi karena mereka sedang cari perhatian dari orang tuanya.

" Ajak duduk dan ngobrol bersama. Bikin suasananya senyaman mungkin. Dengan begini, anak mungkin akan bercerita tentang alasannya melakukan tindakan membangkang," saran Ikhsan.

Jangan Terpancing Emosi dan Menghakimi Anak
Ketika anak melawan orang tua, jangan langsung terpancing emosi dan menghakiminya. Lebih baik hadapi dengan kepala dingin, dan tanyakan tentang kemauan anak yang sebenarnya.

" Fokuskan pada anak. Jangan fokus hanya karena orang tua mau didengar,"


  • Bicarakan Aturan dengan Anak

Libatkan anak dalam mebuat peraturan dalam berkeluarga. Anda bisa mendengar dari sisi mereka, maunya seperti apa. Berikan pula instruksi dengan jelas dan detail. Jangan sampai anak mencari celah dari instruksi yang Anda lontarkan.Bahkan pada beberapa kasus, anak melawan orang tua bisa saja terjadi.

Anak yang tidak bisa diatur dan terus membantah perkataan orang tua tentu bisa bikin Anda naik pitam, bukan? Akhirnya anak membangkang, baik dengan membantah perkataan orang tua atau mencari gara-gara dengan orang lainnya," kata Ikhsan.

" Orang tua perlu sadar bahwa anak tersebut tidaklah berbuat kenakalan. Misalnya anak hendak mengeksplor sesuatu, tapi orang tua malah menganggap mereka membangkang," ungkap Ikhsan.