Saran Finansial Untuk Kesuksesanmu, Anak Muda Umur 20-an -->

ads

Saran Finansial Untuk Kesuksesanmu, Anak Muda Umur 20-an

Thursday, 17 March 2016

Umur 20-an adalah usia yang menentukan bagi berbagai lini kehidupan seseorang. Di usia tersebut kedewasaan sudah mulai terbentuk dengan baik, pilihan-pilihan hidup juga sudah bisa diambil dengan rasional.
        Berbagai keputusan besar juga menanti untuk kamu ambil di umur ini, menentukan kearah mana hidupmu akan dibawa. Termasuk keputusan soal uang dan pekerjaan. Kali ini kami akan memberikan cara mengatur uang dan menyiasati beban kerja, khusus buat kamu yang masih usia 20-an.

1.Jangan Terlalu Pemilih Pada Pekerjaan Pertama

 
 Di Usia 20-an, beberapa dari kamu pasti sudah punya kesempatan untuk menghasilkan uang sendiri. Entah itu dari pekerjaan paruh waktu atau langsung menjajakan kaki di dunia kerja purna waktu selepas lulus. Semua pilihan terbentang di depan mata, sampai kadang kamu bingung harus menjalani yang mana.
      Satu yang pasti: bagi kamu yang baru menjajal pekerjaan pertama, jangan terlalu pilih-pilih. Pekerjaan pertamamu bisa jadi tidak langsung menawarkan penghasilan yang fantastis atau bonus berlimpah. Tapi dari situlah kamu bisa belajar soal usaha dari nol dan etos kerja yang akan membawamu ke kesuksesan.
      Pekerjaan pertamamu adalah pintu awal untuk belajar jadi pribadi yang berkualitas dan layak dipertahankan. Ambil setiap kesempatan yang datang, tidak perlu pilih-pilih. Ini jauh lebih baik daripada menganggur dan melewatkan kesempatan belajar.


2. Tetaplah Hidup Hemat Ala Mahasiswa Untuk Beberapa Tahun Awal

 
     Kesalahan terbesar anak muda usia 20-an selepas bisa mendapatkan penghasilan sendiri adalah membelanjakan uang melebihi kemampuannya. Gaji pertama sering membuat anak muda kalap, hingga mengeluarkan uang di atas kemampuan financial yang dimiliki.

“Kebanyakan orang justru akan lebih berhasil secara financial jika tetap hidup hemat seperti mahasiswa dalam beberapa tahun pertama-sampai mereka bisa lebih bijak mengatur pengeluaran”.

3. Tunggu Dulu Untuk Mewujudkan Berbagai Keinginan Soal Kepemilikan Materi, Sampai Kamu Kuat Secara Finansial.


      Setelah dapat gaji pertama, kamu seakan ingin mewujudkan semua keinginan saat itu juga nggak sih?? Semua hal ingin dibeli, berbagai kegiatan ingin dilakukan karena sudah merasa mampu menghasilkan uang sendiri.
      Keinginan untuk berbagai barang dan menjajal berbagai pengalaman tentu sah-sah saja ingin kamu lakukan. Hanya jangan terlalu terburu-buru. Tunggulah dulu sampai kondisi finansialmu benar-benar stabil untuk melakukannya.

4. Selalu Bagi Penghasilanmu Jadi 5 Bagian Yang  Spesifik

      Li Ka-Shing, orang terkaya di Asia membagikan caranya agar bisa hidup makmur. Dia selalu membagi penghasilan yang didapatkan ke dalam 5 pos khusus.
-    Biaya hidup
-    Biaya social dan menjamu teman
-    Dana untuk mengembangkan kualitas diri
-    Dana wisata
-    Dana untuk investasi
      Dengan membagi penghasilan ke dalam 5 pos spesifik, kamu jadi lebih punya kendali dalam mengeluarkan uang. Anggaran-anggaran yang secara mendadak membengkak bisa dihindari. Kamu sudah punya quideline jelas, kemana saja uangmu bisa dihabiskan.

5.    Bersenang-senanglah Dengan Cara Yang Spesifik
      Terlepas dari besar atau kecilnya pendapatan yang kamu miliki, kamu tetap punya hak untuk bersenang-senang. Bahkan, kamu harus bersenang-senang agar tidak stress menghadapi beban kerja yang terus datang tiap hari. Kunci agar bisa bersenang-senang tapi tetap aman secara financial adalah dengan membuat tema kegiatan bersenang-senang tiap bulannya. Misalnya, bulan ini kamu bisa jalan-jalan ke luar kota. Bulan depan kamu bisa belanja buku dan make up.
      Tujuan utama dari membuat tema perbulan adalah agar kamu tidak kehilangan kemampuan mengatur diri dan menghamburkan uangmu untuk hal yang tidak perlu.

6. Buat Dua Rekening: rekening Untuk Pengeluaran Rutin dan Rekening Khusus Simpanan



      Niat menabung gaji sih ada, tapi kalau semua uang dipegang ditangan rasanya kok sebanyak apapun gaji tetap habis saja ya? Demi bisa menyelamatkan gaji dari mendadak amblas tanpa bekas, kamu bisa membuat 2 rekening berbeda yang punya tujuan masing-masing.

      Rekening pertama adalah untuk pengeluaran rutin, sementara rekening kedua khusus diperuntukkan untuk uang simpanan. Rekening kedua ini tidak boleh kamu otak atik, tidak perduli apapun keadaannya. Dengan membagi uang kedalam 2 rekening berbeda kamu bisa dengan jelas memisahkan uangmu sesuai kebutuhan. Kebutuhan harian dan simpanan tidak akan lagi tercampur-campur dan tertukar.
      Itu tadi saran-saran financial yang cocok diaplikasikan oleh kamu yang baru berusia 20-an. Semoga dengan melakukan hal tersebut kamu bisa menapaki hidup yang lebih tertata dan membawa banyak manfaat bagi diri sendiri dan sesama yaaa….