Teknik VENA SEKSI -->

ads

Teknik VENA SEKSI

Thursday, 21 January 2016



  Definisi     : Suatu tindakan mencari vena di dalam jaringan bawah kulit dengan membuat sayatan dan diseksi jaringan di sekitar vena yang dicari.

Indikasi     :  - Untuk memasukkan cairan langsung ke dalam vena untuk waktu yang lama
-     Keadaan vena punksi gagal dilakukan pada keadaan dimana vena kolaps (pada syok, presyok, dehidrasi berat)
-     Bila vena telah habis dipakai untuk vena punksi
-     Pada penderita yang gemuk, dimana vena terbenam dalam kulit dan lemak
-     Pada bayi

Lokasi       :  Vena superfisial terutama tersering pada :
-      V. Safena magna, sebelah ventrokranial maleolus medialis tibia
-      V. Femoralis ( tertentu untuk hemodialisis)
-      V. Sefalika pada bagian voler lengan atas
-      V. Kubiti
-      V. Jugularis
-      V. Temporalis

Instrumen :  - Gagang pisau no. 3 dan mata pisau untuk kulit
-   Klem bengkok dan lurus
-   Gunting diseksi
-   Pinset anatomis
-   Nald voeder
-   Gunting benang
-   Jarum jahit untuk kulit

Bahan       :  - Sarung tangan
-     Kasa steril
-     Doek berlubang steril
-     Cairan antiseptik
-     Benang plain catgut no.000, zeide 00
-     Lidocain

Teknik Vena Seksi
1.     Pilih vena yang akan diseksi
2.     Lakukan tindakan asepsis dan antisepsis pada daerah tindakan
3.     Pasang doek berlubang
4.     Lakukan tindakan anestesi
5.     Lakukan insisi kulit di atas vena melintang dengan sumbu panjang vena, insisi diperdalam hingga lemak subkutan. Dengan klem bengkok, vena dicari secara tumpul.



 


 
6.     Identifikasi Vena
à Vena tampak keputihan seperti tali dengan warna biru ditengah
bebaskan vena dari jaringan sekitar, lalu diluksasi keluar dengan klem bengkok.





 
7.     Masukkan 2 lembar benang plain catgut di bawah vena. Satu ditarik ke proximal, satu ke distal, masing-masing di klem dengan klem lurus. Selanjutnya tarik dan angkat benang di sebelah distal, tusukkan jarum (jika mungkin abbocath ) yang sesuai pada vena.



 


 
8.     Benang disebelah distal disimpul 3 kali pada vena, benang di proximal  disimpul kendor mengikat vena yang berisi abbocath.



 


9.     Jarum / abbocath dihubungi ke set infus, periksa apakah cairan berjalan lancar.
10.                                          Fiksasi abbocath pada kulit
11.                                          Kulit dijahit dengan zeide dengan jahitan longgar
12.                                          Luka ditutup dengan kasa steril yang telah diberi antiseptik (Betadine)

Komplikasi Vena Seksi
*    Celulitis

*    Hematoma

*    Flebitis

*    Perparasi diduga belakang Vena

*    Trombose pembuluh

*    Robekan saraf

*    Robekan arteri