JENIS – JENIS LUKA -->

ads

JENIS – JENIS LUKA

Monday, 18 January 2016



-         Vulnus contussium ( luka memar)
-         Vulnus traumaticum
-         Vulnus excoriatio (luka lecet)
-         Vulnus scissum / incisivum (luka sayat) à tepi luka tajam & rata
-         Vulnus laceratum (luka robek) à tepi luka tidak rata
-         Vulnus ictum (luka tusuk)
-    Vulnus penetrans à bila mengenai abdomen dan thorax (V. penetrans abdominis, V.  penetrans torakalis)
-         Vulnus caesum (luka potong)
-         Vulnus sclopectorum (luka tembak)
-         Vulnus morsum (luka gigitan binatang)

Hematoma       : Perdarahan di bawah kulit
Contusio          : Luka memar
Abrasio            : Kerusakan terjadi pada lapisan superficial kulit luka kecil.
Avulsi              : Sebagian jaringan hilang
Degloving        : Sebagian jaringan terangkat
Bone expose    :  Tulang kelihatan
Diastase           :  Luka menganga (tepi saling melebar)

Proses penyembuhan luka :
-    Fase inflamasi à s/d 5 hari (Gambar 1)
-    Fase profiferasi à s/d akhir minggu ke 3 (Gambar 2,3,4)
-    Fase penyudahan à berbulan-bulan (Gambar 5)




































 


 



 

Perawatan luka paling baik dikerjakan dalam 6 – 8 jam sesudah terjadi kejadian (Golden Period)
Prinsip penanganan kalau ada avulsi dan bone expose :
à tulang harus ditutup, tidak boleh kelihatan.
Dalam menutup luka perlu diikuti prinsip Halsted, yaitu :
-    Asepsis
-    Gentleness
-    Hemostatis
-    Adequate blood supply
-    No tension
-    Carefull approximation
-    Obliteration of dead space


 

 


 
Sterilisasi    :   tindakan untuk membuat suatu alat / bahan menjadi bebas hama
Asepsis        :   keadaan bebas hama / bakteri
Antisepsis     :   tindakan untuk membebas hamakan suatu bahan, alat ataupun   ruangan terhadap bakteri/ kuman patogen untuk mencegah sepsis
Sepsis          :   suatu keadaan masuknya bakteri ke dalam aliran darah