Definisi Penanganan TETANUS -->

ads

Definisi Penanganan TETANUS

Friday, 22 January 2016



TETANUS

Definisi :    suatu infeksi akut dengan tanda-tanda  gangguan neuromuskuler akut, yang disebabkan oleh kuman clostridium tetani.

Etiologi : Clostridium tetani dengan sifat-sifat sebagai berikut :
-    Gram positif
-    Anaerob
-    Membentuk spora
-    Berbentuk “drum stick” atau batang korek api
-    Menghasilkan eksotoksin

Masa Inkubasi : 3 hari - 4 minggu, rata - rata 8 hari, umumnya inkubasi < 1 minggu  angka kematian / mortalitas tinggi.
                              
Patogenesis :
Kuman tetanus masuk dalam tubuh melalui luka baik luka tusuk, laserasi, luka tembak, luka bakar atau gigitan. 60% terjadi pada luka tusuk di kaki.
Port d’entree lainnya adalah :
-    Uterus akibat abortus provokatus kriminalis
-    Umbilicalis à tetanus neonatorum, akibat pemotongan tali pusat yang tidak steril
-    Otitis media
-    Gigi lubang

Jika spora itu menemukan lingkungan untuk perubahan bentuk maka ia berubah bentuk jadi bentuk vegetatif / baksil. Kuman itu tetap berada dalam luka tidak menyebar dan menghasilkan eksotoksin, yaitu :
1.     Tetanolisin
Tidak langsung menimbulkan tetanus tetapi optimalisasi kondisi setempat untuk berkembangnya kuman.
1.     Tetanospasmin
Bersifat toksik terhadap sel saraf. Melalui saraf motorik toksin ini tiba di susunan saraf pusat dan terikat dengan sel saraf. Toksin yang sudah terikat pada sel saraf inilah yang timbulkan gejala pada tetanus, dan tidakdapat dinetralkan lagi.

Gejala-gejala : 
- Tetanus Lokal à jarang à kaku otot sekitar luka
- Tetanus umum : - Trismus   
                           - Opistotunus        
                           - Risus sardonikus
                            - Dinding  perut keras seperti papan
                           - Kaku otot ekstremitas  
                            - Gangguan menelan
                            - Kejang hipertonus       
                            - Kesadaran tidak terganggu

Penyebab kematian pada tetanus
-         Kelelahan otot pernapasan
-         Infeksi sekunder paru (pneumoni ) à kegagalan pernapasan
-         Juga gangguan keseimbangan cairan / elektrolit

Prinsip penanganan pada tetanus :
1.     Eliminasi kuman penyebab :
-    Antibiotik : Penicilin Prokain (IM) 3 x 1,5 juta unit/ hari
-    Antimikroba : metronidazol 3 x 1 gr/ hr
2.     Menetralisir toksin
-    ATS terapeutik (selama 5 hari)
                  Hari I : 20.000 I.U (IV)  dan 20.000 (IM)
                  Hari II- V : 20.000 IM / hr
-    TT (TIG) 3000 – 6000 I.U (IM)
2.     Mengatasi kejang à Diazepam
3.     Mencegah komplikasi à 02, NGT, Kateter

v Tetanus Ringan   :  Trismus > 3 cm, kejang (-) walau dirangsang
v Tetanus Sedang   :  Trismus < 3 cm, kejang (+) bila dirangsang
v Tetanus Berat       :  Trismus < 1 cm, kejang spontan


PHILLIPS SCORE

Masa Inkubasi
5.  < 48 Jam
4.  2 - 5 hari
3.  6 - 10 hari
2. 11 - 14 hari
1. > 14 Hari

Lokalisasi nyeri / port d’entrée
5.  Internal / umbilikal
4.  Leher, kepala, dinding tubuh
3.  Ekstremitas proksimal
2.  Ekstremitas distal
1.  Tidak diketahui
Imunisasi
10. Tidak ada
8.   Lingkungan ada / ibu mendapat
4.   > 10 tahun yang lalu
2.   < 10 tahun
0.   Proteksi lengkap

Faktor yang memberatkan
10. Penyakit / trauma yang membahayakan jiwa
8.   Keadaan yang ¹ Igs membahayakan jiwa
4.   Keadaan yang ¹ membahayakan jiwa
2.   Trauma / penyakit ringan
1.   ASA derajat status fisik penderita